Ini Ceritaku
saya ingin menciriyakan sedikit dari kisah hidup saya selama ini.
pertama, saya ingin memperkenalkan diri saya. Nama lengkap " Muhammad Iskandar Zulkarnaen", nama pangilan "Andar" . alamat dasan tapen, kec. gerung kab. lombok barat, NTB, Indonesia. tsnggal lahir 07-02-1994.
saya lahir dari keluarga yang bisa di bilang kurang mampu, meskipun begitu saya patah semangat dalam menjalani hidup, malah membuat saya menjadi lebih semangat dalam menjalani hidup.
hobi saya maen PS ( playstation ), cita-cita saya ingin menjadi orang yang ahli galam bidang komputer dan bahasa inggris. Walaupun dengan keadaan keluarga saya yang kurang mampu lantas saya tidak bisa dalam mengoperasikan yang namanya komputer.
Pendidikan . TK DHARMA WANITA DASAN TAPEN. setelah itu masuk di Madrasah Ibtidaiyah Darun Nawawi Dasan tapen, lulus dari MI ( madrasah ibtidaiyah ) saya melnajutkan sekolah di tempat yang sama namun dengan jenjang yang lebih tinggi yakni Madrasah Tsanawiyah ( setara SMP ). saya bangga bisa sekolah di sekolah itu karna kualitas pendidikan yang bagustidak jauh beda dengan sekolah negerik, di sekolah itu juga saya pertama kali mengopersikan yang namanya komputer sehingga saya bisa mwngoperasikan sendiri, saya tidak akan melupakan apa yang telah di berikan oleh sekolah itu. setelah lulus dari MTs ( madrasah tsanawiyah ) saya melanjutkan ke MA ( madrasah Aliyah ) namun tidak di tempat yang sama yakni di MA NW AL-MAKHSUN KHIDIR DASAN TAPEN walupun keduan sekolah itu berbeda pendapat saya tidak terlalu memikrkannya, karna saya sekolah untuk mencari ilmu bukan mencari perbedaan satu sekolah dengan sekolah yang lain.
Kehidupan, saya punya suatu landasan dalam menjalani hidup yakni "dalam kehidupan dunia maka lihat lah ke bawah dan dalam kehidupan akhirat lihatlah ke atas",
bisa dikataknan hidup saya penuh dengan cobaan, akan tetapi saya selalu berusaha menjalaninya dengan kemampuan saya, dengan keadaan keluarga saya yang kurang mampu dan sekarang saya lagi sebentar lulus sekolah maka saya belajar mandiri, alhamdulillah sekrang saya di suruh jaga warnet di salah satu earnet yang ada di desa tempat saya tinggal bisa mengurangi beban keluarga saya sangat bersyukur atas itu semua.
Aku masih ingat dengan sepeda onthel milik ayahku, yang selalu mengantarku kalau pergi ke sekolah. Sampai saat ini sepeda onthel ayahku masih terawatt dengan baik, bahkan masih menemani kemana ayahku pergi. Rasanya lebih nyaman dengan mengayuh sepeda onthel itu daripada naik motor. Seandainya dijakarta orang – orangnya pakai sepeda onthel semua pasti polusi udara dapat diatasi dan dicegah, mungkin juga kemacetan akan sedikit berkurang. Tapi rata – rata masyarakat kita agak merasa gengsi kalau harus mengayuh sepeda onthel, yah mungkin saja sudah mengalami pergeseran nilai, dari konvensional ke modern.
SEJARAH SEPEDA ONTHEL
Sepeda pertama kali dibuat di negara Prancis pada 1791. Pada tahun 1817 Baron Von Drais de Sauerbrun membuat sepeda kayu tanpa pedal yang pertama. Sepeda ini disebut Hobby Horse (sepeda kuda-kudaan). Dan pada 1839 sepeda memakai pedal pertama kali digunakan, namun bentuknya juga sangat lucu, karena roda depan besar sementara roda belakang kecil. Sehingga cara memakainya pun dibutuhkan keterampilan akrobatik.
Sepeda masuk Indonesia baru di awal abad ke-20 atau sekitar tahun 1910. Kala itu sepeda yang dipakai para kolonial itu dibawa dari negara asalnya. Baru setelah itu sepeda mulai dipakai para bangsawan, para misionaris dan saudagar kaya. Fiets, begitu para kolonial ini menyebut (menamakan) sepeda. Namun, karena lidah Jawa tak fasih, orang lantas menyebut dengan "pit". Sementara onthel dimaksudkan mengayuh, jadi sepeda onthel ini artinya sepeda yang di kayuh.
hoho...hoho....biar nambah wawasan nih.....
